Senin, 03 September 2018


MK: PSIKOLOGI UMUM


MENGEFISIENSIKAN WAKTU GENERASI Z 
DENGAN PEMANFAATAN SMARTPHONE


Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui kecenderungan kecanduan smartphone terhadap kemampuan multitasking mahasiswa dengan menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan menggunakan alat ukur 224 responden mahasiswa psikologi UNM dengan skala kecenderungan kecanduan smartphone oleh Kim Dongil (a: 0.853) dan skala perilaku multitasking (a: 0.665).

Generasi milenial atau generasi Z cenderung dinilai sebagai generasi yang mampu mengerjakan dua atau lebih hal secara bersamaan (multitasking). Terlebih lagi bahwa era digital di generasi Z ini kian berkembang dengan pesat, dengan kata lain bahwa generasi Z mampu melakukan banyak aktifitas secara bersamaan dengan menggunakan media elektronik terkhusus smartphone. Generasi Z berpendapat bahwa smartphone dapat mempermudah segala aktifitas diwaktu bersamaan dan ini menjadi hal yang menguntungkan melihat efisiensi waktu yang digunakan.

Sudah menjadi rahasia umum ketika generasi Z ditantang untuk tidak menggunakan smartphone dalam sehari dan gagal. Karena smartphone kini telah terikat di tangan para generasi Z dan sulit untuk dilepaskan. Dan hal ini cenderung membuat para generasi Z kecanduan akan kecanggihan smartphone yang mereka miliki.

Banyak hal positif dan negatif yang diperoleh dalam penggunaan smartphone di generasi Z ini. Hal positifnya adalah banyak pekerjaan yang dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan, mempermudah mendapatkan informasi dan berkomunikasi dari jarak jauh, serta jika dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya maka smartphone ini akan dapat menjadi sumber penghasilan ketika digunakan sebagai media untuk mempromosikan usaha yang dimiliki. Dan hal negatif yang dapat diperoleh dari penggunaan smartphone adalah menutup ruang lingkup pergaulan generasi Z dengan generasi yang lain, tidak bersosialisasi dilingkungan, dan sulitnya menyaring informasi yang tidak baik.
Kecenderungan kecanduan smartphone menjadi hal yang penting untuk dilihat dikarenakan aktifitas yang sering dilakukan akan menjadi kebiasaan dan membentuk karakter dari si pengguna. Emosi yang tidak stabil akan menjadi alat ukur dalam melihat karakter yang dibentuk akibat adanya kecanduan smartphone yang sulit untuk di kontrol. Pemanfaatan smartphone harus diiringi dengan kestabilan emosi sehingga smartphone akan menjadi penopang dan alat yang positif  bagi pengguna generasi Z.

(Rangkuman skripsi: Rahmadani. 2017. Hubungan antara kecenderungan kecanduan smartphone terhadap perilaku multitasking mahasiswa. Makassar: Universitas Negeri Makassar.)



Salam,

Masyrurah
1871042036
Kelas D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar