MK: PSIKOLOGI UMUM
MENGEFISIENSIKAN WAKTU GENERASI Z
DENGAN PEMANFAATAN SMARTPHONE
Berdasarkan penelitian
yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui kecenderungan kecanduan smartphone terhadap kemampuan multitasking mahasiswa dengan menggunakan
metode kuantitatif korelasi dengan menggunakan alat ukur 224 responden
mahasiswa psikologi UNM dengan skala kecenderungan kecanduan smartphone oleh Kim Dongil (a: 0.853) dan skala perilaku multitasking (a: 0.665).
Generasi milenial atau
generasi Z cenderung dinilai sebagai generasi yang mampu mengerjakan dua atau
lebih hal secara bersamaan (multitasking).
Terlebih lagi bahwa era digital di generasi Z ini kian berkembang dengan pesat,
dengan kata lain bahwa generasi Z mampu melakukan banyak aktifitas secara
bersamaan dengan menggunakan media elektronik terkhusus smartphone. Generasi Z berpendapat bahwa smartphone dapat mempermudah segala aktifitas diwaktu bersamaan dan
ini menjadi hal yang menguntungkan melihat efisiensi waktu yang digunakan.
Sudah menjadi rahasia
umum ketika generasi Z ditantang untuk tidak menggunakan smartphone dalam sehari dan gagal. Karena smartphone kini telah terikat di tangan para generasi Z dan sulit
untuk dilepaskan. Dan hal ini cenderung membuat para generasi Z kecanduan akan
kecanggihan smartphone yang mereka
miliki.
Banyak hal positif dan negatif
yang diperoleh dalam penggunaan smartphone
di generasi Z ini. Hal positifnya adalah banyak pekerjaan yang dapat
dilakukan dalam waktu yang bersamaan, mempermudah mendapatkan informasi dan
berkomunikasi dari jarak jauh, serta jika dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya
maka smartphone ini akan dapat menjadi
sumber penghasilan ketika digunakan sebagai media untuk mempromosikan usaha
yang dimiliki. Dan hal negatif yang dapat diperoleh dari penggunaan smartphone adalah menutup ruang lingkup
pergaulan generasi Z dengan generasi yang lain, tidak bersosialisasi dilingkungan,
dan sulitnya menyaring informasi yang tidak baik.
Kecenderungan kecanduan
smartphone menjadi hal yang penting
untuk dilihat dikarenakan aktifitas yang sering dilakukan akan menjadi
kebiasaan dan membentuk karakter dari si pengguna. Emosi yang tidak stabil akan
menjadi alat ukur dalam melihat karakter yang dibentuk akibat adanya kecanduan smartphone yang sulit untuk di kontrol. Pemanfaatan smartphone harus diiringi dengan
kestabilan emosi sehingga smartphone akan
menjadi penopang dan alat yang positif bagi
pengguna generasi Z.
(Rangkuman skripsi: Rahmadani. 2017. Hubungan antara kecenderungan kecanduan smartphone terhadap perilaku multitasking mahasiswa. Makassar: Universitas Negeri Makassar.)
Salam,
Masyrurah
1871042036
Kelas D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar